Ketidak tahuan tentang banyak hal dari tumbuhan

bodoh

Negeri kita memiliki kekayaan alam yang berlimpah dan memiliki manfaat yang banyak. Dari satu tumbuhan yang ada di wilayah atau di daerah kita memiliki berpuluh-puluh manfaat, tapi banyak sekali masyarakat tidak peduli akan manfaatnya, mungkin bukan tidak peduli tetapi tidak tahu manfaat tumbuhan yang ada dihalaman mereka sendiri. Ini adalah kelemahan dari masyarakat. Tumbuhan yang memiliki berpuluh-puluh manfaat kadang tak terurus, dibiarkan tumbuh tanpa perawatan, ini terjadi karena tidak ketahuan mereka tentang manfaatnya. Ketidak tahuan akan manfaat dan technologi adalah factor kelalaian masyarakat tidak mengurus tanaman yang memiliki banyak manfaat. Seperti kita tahu, Indonesia memiliki SDM yang kurang dan juga technologi yang kurang tidak seperti Negara-negara barat yang memanfaatkan SDA mereka yang sedikit dengan sebaik-baiknya. Tidak bias dibayangkan seandainya Indonesia kaya akan SDM, tentu SDA yang berlimpah di Negara kita akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Satu contoh saja dari tumbuh-tumbuhan yang ada di Indonesia yaitu, buah kelapa. Begitu banyak manfaat-manfaat yang ada dalam buah kelapa. Tidak hanya daging kelapa yang memiliki banyak manfaat, tetapi mulai dari sabut, tempurung dan airnya. Banyak manfaat buah kelapa yang tersembunyi sehingga kita hanya memanfaatkannya sebagai minyak goreng dan lain sebagainya. Ini sebenarnya harus kita ungkap, harus kita ketahui sehingga buah kelapa tidak kita gunakan menjadi minyak goreng saja, tetapi sebagai alat kecantikan, obat dari beberapa penyakit dan lain sebagainya. Untuk memanfaatkan buah kelapa dengan sebaik-baiknya, kita harus punya SDM dan technologi yang canggih untuk mengolah buah kelapa menjadi beribu-ribu manfaat.

Advertisements

Ketidak Tahuan kita tentang manfaat-manfaat dari sumber daya alam

Negeri kita memiliki kekayaan alam yang berlimpah dan memiliki manfaat yang banyak. Dari satu tumbuhan yang ada di wilayah atau di daerah kita memiliki berpuluh-puluh manfaat, tapi banyak sekali masyarakat tidak peduli akan manfaatnya, mungkin bukan tidak peduli tetapi tidak tahu manfaat tumbuhan yang ada dihalaman mereka sendiri. Ini adalah kelemahan dari masyarakat. Tumbuhan yang memiliki berpuluh-puluh manfaat kadang tak terurus, dibiarkan tumbuh tanpa perawatan, ini terjadi karena tidak ketahuan mereka tentang manfaatnya. Ketidak tahuan akan manfaat dan technologi adalah factor kelalaian masyarakat tidak mengurus tanaman yang memiliki banyak manfaat. Seperti kita tahu, Indonesia memiliki SDM yang kurang dan juga technologi yang kurang tidak seperti Negara-negara barat yang memanfaatkan SDA mereka yang sedikit dengan sebaik-baiknya. Tidak bias dibayangkan seandainya Indonesia kaya akan SDM, tentu SDA yang berlimpah di Negara kita akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Satu contoh saja dari tumbuh-tumbuhan yang ada di Indonesia yaitu, buah kelapa. Begitu banyak manfaat-manfaat yang ada dalam buah kelapa. Tidak hanya daging kelapa yang memiliki banyak manfaat, tetapi mulai dari sabut, tempurung dan airnya. Banyak manfaat buah kelapa yang tersembunyi sehingga kita hanya memanfaatkannya sebagai minyak goreng dan lain sebagainya. Ini sebenarnya harus kita ungkap, harus kita ketahui sehingga buah kelapa tidak kita gunakan menjadi minyak goreng saja, tetapi sebagai alat kecantikan, obat dari beberapa penyakit dan lain sebagainya. Untuk memanfaatkan buah kelapa dengan sebaik-baiknya, kita harus punya SDM dan technologi yang canggih untuk mengolah buah kelapa menjadi beribu-ribu manfaat.

Kemalasan

The Laziness

The Laziness

Kemalasan semakin merajalela saja di kalangan para remaja. Sedikit sekali remaja yang sadar akan waktu, sebenarnya mereka tahu apa yang akan terjadi jika waktu yang dimiliki terbuang begitu saja. Namun mereka lebih menuruti nafsu untuk menfoya-foyakan waktu. Sebagian besar dari kalangan remaja membahas tentang masalah-masalah yang tak penting, membicarakn film-film yang tak berpendidik.
Orang tua sangat percaya pada anak-anak mereka, bahwa mereka benar-benar ingin menuntut ilmu, tapi kenyataannya kebohongan terus menyelimuti pelajar-pelajar. Tak heran remaja Indonesia memiliki EQ yg rendah, mereka begitu manja. Manja inilah yang merusak mereka, sedikit-dikit mengeluh tanpa tahu sulitnya orangtua mereka menyekolahkan mereka. Manja adalah penyakit modern yang harus dibasmi dalam diri kita.
Tehknologi yang semakin canggih membuat anak muda zaman sekarang tidak ingin berfikir, tidak mau memanfaatkan fasilitas yang baik. Sebenarnya waktu yang kita miliki jauh lebih berharga jauh lebih lama dari pada waktu nenk moyang kita. Bayangkan saja, dulu orang pakai surat-menyurat. Satu surat saja terkirim sampai sebulan ketangan penerima. Namun sekarang? Saya tidak menjelaskan karena anda pasti tahu sendiri fungsi Hp, Internet dll.
Ini sebenarnya kenikmatan yang tiada tara untuk disyukuri,….

“Alwaktu atsmanu minaddzahabi”
“Waktu lebih berharga daripada emas”